FUNGSI KELUARGA
DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK
Melihat fenomena sekarang ini keluarga masa kini sangat berbeda dengan keluarga jaman dulu. Dalam hubungan keluarga, semua orang mengalami perubahan yang sangat hebat khususnya mereka yang tinggal dikota. Gambaran mengenai ikatan dan fungsi keluarga sangat berbeda antara keluarga yang berada di tengah segala kemewahan materi dengan keluarga di daerah yang belum mengalami dan menikmati hasil kemajuan IPTEK.
Keluarga jaman dulu yang belum terpengaruh penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin masih memiliki banyak fungsinya dan ikatan kekeluarganya sangat kuat. Masing-masing dalam anggota keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam roda kehidupan serta dibutuhkan oleh anggota lainya. Sebaliknya keluarga masa kini sudah banyak kehilangan fungsi dan artinya. Fungsi pendidikan sudah diserahkan pada lembaga-lembaga pendidikan seperti sekolah. Sehingga tugas orang tua dalam hal memperkembangkan segi intelek anak menjadi jauh lebih ringan.
Hal itu disebabkan peralatan yang serba modern dan mengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin sehingga menimbulkan tenaga manusia tidak dibutuhkan lagi. Misalnya orang tua memantau anaknya cukup melalui handphone atau tidak secara langsung. Sehingga kesatuan dan keutuhan dalam keluarga dianggap sebagai bayangan saja. Hubungan antar pribadi dalam keluarga semakin jauh dan melemah.
Padahal keutuhan dalam keluarga dan keserasian yang menguasai dirumah merupakan salah satu faktor penting. Demikian pula tokoh ayah dan ibu dalam rumah sebagai pengisi pendidikan yang pertama harus melakukan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dalam suasana kasih sayang antara pengasuh (orang tua) dengan yang diasuh (anak).
Bila lingkungan si anak bertambah luas, maka lebih banyak tokoh yang akan menjadi obyek peniruan dalam rangka pengisian pendidikanya itu. Apabila suatu lingkungan sulit untuk dikendalikan pengaruhya terhadap perkembangan si anak. Maka keluarga harus mencari lingkungan lain yang diperkirakan menguntungkan dan tidak akan menyesatkan. Tetapi lebih efektif adalah meletakkan dasar-dasar yang kuat dalam diri anak tentang pendidikan yang baik.
Keluarga dalam hal ini mempunyai fungsi tidak hanya sebagai pelaku penerus keturunan saja. Namun fungsi keluarga sebagai lingkungan pendidikan yang pertama dan utama karena anak mengenal pendidikan pertama kali adalah di lingkungan keluarga (Sayekti, 1980:21). Dalam lingkungan keluarga segala sikap dan tingkah laku kedua orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak karena ayah dan ibu merupakan pendidikan dalam kehidupan nyata. Tingkah laku orang tua akan diamati anak tidak sebagai teori melainkan sebagai pengalaman bagi anak yang akan mempengaruhi sikap dan tingkah laku anak.
Pendidikan dalam keluarga ini menjadi dasar bagi perkembangan dan pendidikan pada saat berikutnya. Di mana pendidikan dalam keluarga ini meliputi pendidikan yang disengaja, misalnya tingkah laku orang tua, hubungan orang tua, suasana keluarga, tanpa disadari lebih berpengaruh bagi jiwa anak daripada pendidikan yang disengaja. Dengan demikian keluarga mempunyai peranan amat penting dan merupakan titik tolak bagi pendidikan selanjutnya.
Dengan pendidikan yang utuh tersebut akan mengembangkan kualitas kepribadian anak dan mampu mengaktualisasikan potensi-potensi dirinya secara menyeluruh. Dan kualitas sumberdaya manusia ( SDM ) yang demikian sebenarnya yang dibutuhkan sekarang dan masa datang, yakni kualitas sumberdaya manusia yang meliputi ; kreatifitas yang kuat, produktifitas yang tinggi, kepribadian yang tangguh, kesadaran sosial yang besar, keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ( Muhammad Tholchah Hasan 1990 : 43 ).
Dasar kepribadian seseorang anak terbentuk sebagai hasil perpaduan antara warisan sifat, bakat orang tua dan lingkungan di mana dia berada dan berkembang. Lingkungan pertama yang mula-mula memberikan pengaruh yang dalam adalah lingkungan keluarganya sendiri.
Dari anggota keluarga tersebut yaitu ayah, ibu, dan saudara-saudaranya, anak memperoleh segala kemampuan dasar baik intelektual dan sosial. Kepribadian yang terbentuk secara tidak wajar, tidak matang, akan menyebabkan timbulnya kekacauan dalam kepribadian anak. Sehingga bimbingan orang tua terhadap anaknya nampak jelas terlihat arti hubungan orang tua dengan anak.
Keluarga sebagai wadah berlangsungnya sosialisasi. Proses sosialisasi yaitu proses dimana anggota-anggota keluarga mendapat pendidikan untuk mengenal, memahami, mentaati dan menghargai kaidah-kaidah serta nilai-nilai yang berlaku (Soejono Soekanto, 1990:2).
Proses sosialisasi menurut Vembrianto adalah sebagai berikut:
1. Proses sosialisasi adalah proses belajar yaitu proses akomodasi, dimana individu menahan, mengubah impuls-impuls dalam dirinya danmengambil opera cara hidup atau kehidupan masyarakat.
2 Dalam proses sosialisasi individu mempelajari kebiasaan. Sikap, ide-ide, pola-pola, nilai, tingkah laku, dan standar tingkah laku dalammasyarakat.
3. Semua sifat dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkan sebagai kesatuan sistem dalam diri pribadinya.
Adapun pentingnya peranan keluarga dalam proses sosialisasi anak menurut Vembrianto adalah sebagai berikut:
1. Keluarga merupakan kelompok kecil yang anggota-anggotanya berinteraksi secara face to face secara tetap, dalam keluarga yang demikian perkembangan anak dapat diikutu dengan seksama oleh orang tua dan penyesuaian secara pribadi dalam hubungan sosial lebih mudah terjadi.
2. Orang motivasi yang kuat untuk mendidik anak karena anak merupakan buah cinta kasih hubungan suami isteri. Anak merupakan perluasan biologi dan sosial orang tuanya. Motivasi yang kuat akan melahirkan hubungan emosional orang tua dengan anak.
3. Karena hubungan sosial dalam keluarga bersifat relatif tetap, maka orang tua memiliki peranan yang penting terhadap sosialisasi anak
(Sayekti, 1980:24)
Keluarga juga berfungsi sebagai perlindungan dan pemeliharaan terhadap anggota keluarga, terutama terhadap anak-anak yang masih kecil. Tugas dan tanggung jawab orang tua mengenai pemeliharaan fisik akan semakin berkurang setelah anak menjadi dewasa. Namun demikian keluarga tidak hanya memberikan perlindungan dan pemeliharaan fisik tetapi juga perlindungan psikis dan ekonomi terhadap anggotanya. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh Harton dan Hunt.
Jadi keluarga terhadap anggotanya memberikan perlindungan dan pemeliharaan mengenai jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani meliputi kebutuhan pangan, sandang dan papan. Sedangkan kebutuhan psikis meliputi perlindungan dan pemeliharaan pada semua anggota keluarga misalnya kebutuhan, kasih sayang, rasa aman pendidikan dan sebagainya.
Keluarga berfungsi sebagai dasar yang menunjukkan kedudukan atau status bagi anggota-anggotanya. Keluarga mewariskan kedudukan kepada anak-anaknya, karena kelahiran anggota keluarga biasanya dihubungkan dengan sistem status sosialnya. Status sosial seseorang dapat berubah melalui perkawinan dan usaha-usaha seseorang. Dengan melalui perkawinan diantara dua orang individu yang mempunyai status atau kedudukan yang berbeda maka akan terjadi naiknya atau turunnya ststus seseorang.
Keluarga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat religi yaitu kebutuhan yang berhubungan dengan kekuatan yang ada di luar diri manusia, kebutuhan untuk berhubungan dengan sang pencipta (Bimo Walgito,1984:10).
Orang tua dalam keluarga merupakan orang yang bertanggung jawab pada pembinaan terhadap anak-anaknya. Orang tua termasuk pendidik yang utama atau primer, karena dengan kesadaran yang mendalam serta dasar cinta kasih yang mendalam orang tua mendidik anak-anaknya dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran dan sebagian besar waktu anak-anak adalah bersama orang tua (Sutari Imam Barnadib, 1982:61). Dari berbagai definisi di atas, bahwa perhatian orang tua pada anak: adalah perhatian yang diberikan orang tua (ayah dan ibu) yang memiliki ikatan darah perkawinan atau adopsi terhadap anak yang menjadi tanggung jawabnya untuk tumbuh dan berkembang. Perhatian orang tua tersebut meliputu aspek: biologi, sosial, psikologis, ekonomi, pendidikan dan sebagainya.
Kebutuhan dasar manusia akan kasih sayang dapat dipenuhi dalam keluarga. Hubungan cinta kasih yang dibina seseorang menjadi dasar perkawinan yang dapat menumbuhkan hubungan afeksi bagi semua anggota keluarga yang dibinanya. Apabila rasa cinta kasih di dalam keluarga dapat dirasakan oleh semua anggota keluarga maka anngota keluarga akan merasakan kesenangan kegembiraan dan ketentraman dan akan merasa kerasan/betah tinggal di rumah.
Dengan kemampuan keluarga memberikan rasa aman, tenteram dan damai akan terjalin hubungan persaudaraan dan persahabatan berdasar cinta kasih sayang. Maka keluarga merupakan tempat rekreasi bagi anggota-anggota keluarga.
Bahwa fungsi keluarga tidak akan berjalan lancar bila tidak ada komunikasi dalam keluarga. Komunikasi merupakan suatu kegiatan terus menerus yang dilakukan orang untuk saling berhubungan dengan orang lain, khususnya pada waktu berhadapan muka. Sehingga komunikasi orang tua dengan anak memegang peranan penting dalam membina hubungan keduanya, hal ini dapat dilihat dengan nyata, misalnya : membimbing, membantu mengarahkan, menyayangi, menasehati, mengecam, mengomando, mendikte, dan lain sebagainya.
Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima anaknya sebagaimana adanya, maka si anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, dan secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya.
Jadi kesimpulanya bahwa kehidupan anak dalam sebuah keluarga akan sejahtera dan bahagia bila orang tua (ayah dan ibu) benar-benar menyadari dirinya sebagai orang tua dan bertanggung jawab pada semua anaknya. Anak yang diperhatikan dan dididik dengan benar akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan usia anak. Sehingga pada akhirnya anak dapat dewasa, mandiri, dan bertanggung jawab dalam kehidupannya kelak. Peran serta orang membimbing anak dalam keluarga amat diperlukan anak dalam perjalanan hidupnya.
Perkembangan pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya lingkungan keluarga, fasilitas belajar, keadaan fisik anak dan lain-lainnya. Dalam keluarga seorang anak dididik dan dibina, tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan orang tua. Nilai-nilai yang tertanam dalam diri seorang anak akan sangat mempengaruhi perkembangan pendidikan anak.
Peran keluarga kepada keluarga memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan pada anak. Pendidikan keluaraga mempunyai arti penting bagi pertumbuhan dan perkembangan pribadi anak. Orang tua/ keluarga menjadi peletak dasar bagi kesiapan anak-anaknya agar memiliki proses belajar yang baik sehingga mampu berprestasi di dalam belajar dan dalam hidupnya. Karena belajar merupakan kebutuhan hidup sesuai dengan istilah long live education (belajar seumur hidup). Dengan demikian jelas bahwa perkembangan pendidikan anak dapat dipengaruhi oleh peran keluarga dalam membina dan memimbing anak dalam lingkungan keluarga.
bimbingan dan konseling
Rabu, 24 Agustus 2011
Kamis, 24 Juni 2010
kebodohanku
saat pasang surut aku menulis
sebaris di atas pasir
dan menulis dengan sepenuh hati
dan seluruh jiwaku.
saat pasang naik aku kembali
untuk membaca yang telah aku tuliskan
dan mendapati kebodohanku di pantai
sebaris di atas pasir
dan menulis dengan sepenuh hati
dan seluruh jiwaku.
saat pasang naik aku kembali
untuk membaca yang telah aku tuliskan
dan mendapati kebodohanku di pantai
Rabu, 23 Juni 2010
makna mencintai
Disaat kamu mulai ingin melepaskan seseorang, ingatlah saat kamu ingin mendapatkannya
Saat kamu mulai tak mencintainya, ingatlah saat pertama kali kamu jatuh cinta padanya
Saat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah saat-saat terindah dengannya
Saat kamu ingin menduakannya, bayangkan seandainya dia selalu setia padamu
Saat kamu ingin membohonginya, ingatlah saat dia berkata jujur dan apa adanya
Maka kamu akan merasakan pahit, manis serta makna mencintai seseorang dengan tulus dan penuh keikhlasan bukan karena keterpaksaan
Saat kamu mulai tak mencintainya, ingatlah saat pertama kali kamu jatuh cinta padanya
Saat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah saat-saat terindah dengannya
Saat kamu ingin menduakannya, bayangkan seandainya dia selalu setia padamu
Saat kamu ingin membohonginya, ingatlah saat dia berkata jujur dan apa adanya
Maka kamu akan merasakan pahit, manis serta makna mencintai seseorang dengan tulus dan penuh keikhlasan bukan karena keterpaksaan
masih ada cinta
Pernah gak kamu ngerasain orang yang kamu sayang ninggalin kamu begitu aja?
Pasti sakit hati banget.
Nangis karena dia.
Marah karena dia.
Senang karena dia.
Sedih karena dia.
Semua karena dia.
Tapi disisi lain, dia gak begitu sama seperti kamu.
Dia malah cari pengganti kamu diluar sana.
Jangan sedih dan merasa kehilangan dia lagi.
Karena, dia bukan terbaik buat kamu.
Ingat, masih banyak orang diluar sana yang sayang sama kamu. Malah melebihi sayang dia yang dicurahkan ke kamu.
So, jangan jadikan itu sebagai alasan untuk kamu membuka hati buat orang yang mencintaimu.
Pasti sakit hati banget.
Nangis karena dia.
Marah karena dia.
Senang karena dia.
Sedih karena dia.
Semua karena dia.
Tapi disisi lain, dia gak begitu sama seperti kamu.
Dia malah cari pengganti kamu diluar sana.
Jangan sedih dan merasa kehilangan dia lagi.
Karena, dia bukan terbaik buat kamu.
Ingat, masih banyak orang diluar sana yang sayang sama kamu. Malah melebihi sayang dia yang dicurahkan ke kamu.
So, jangan jadikan itu sebagai alasan untuk kamu membuka hati buat orang yang mencintaimu.
Lagu Rindu
Bintang malam katakan padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan
lagu rindu ini yang selalu qu nyanyikan bila qu rindu dengannya..
klo kalian apa yang akan dilakukan jika rindu sama seseorang??
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan
lagu rindu ini yang selalu qu nyanyikan bila qu rindu dengannya..
klo kalian apa yang akan dilakukan jika rindu sama seseorang??
Budak Cinta
Kau bebas dihadapan matahari siang, dan bebas dihadapan bintang-bintang malam..
Dan Kau bebas ketika tidak ada matahari dan tidak ada bulan dan tidak ada bintang..
Bahkan Kau bebas ketika mata kau pejamkan terhadap semuanya itu..
Tetapi Kau adalah budak kepada seseorang yang kau cintai karena kau mencintainya..
Dan budak kepada seseorang yang mencintai kau karena seseorang mencintai kau..kg
Dan Kau bebas ketika tidak ada matahari dan tidak ada bulan dan tidak ada bintang..
Bahkan Kau bebas ketika mata kau pejamkan terhadap semuanya itu..
Tetapi Kau adalah budak kepada seseorang yang kau cintai karena kau mencintainya..
Dan budak kepada seseorang yang mencintai kau karena seseorang mencintai kau..kg
aku dan orang lain
jika seseorang menertawaimu, kamu bisa mengasihaninya; tetapi jika kamu menertawai orang lain kamu mungkin tidak akan bisa memaafkan dirimu..
jika seseorang menyakitimu, kamu bisa melupakan sakitnya; tetapi jika kamu menyakiti orang lain kamu akan selalu ingat..
dan sesesungguhnya oranglain itu bagian diri kamu yang paling sensitif dalam tubuh lain..kg
jika seseorang menyakitimu, kamu bisa melupakan sakitnya; tetapi jika kamu menyakiti orang lain kamu akan selalu ingat..
dan sesesungguhnya oranglain itu bagian diri kamu yang paling sensitif dalam tubuh lain..kg
Langganan:
Komentar (Atom)